Dari latar belakang yang beragam, Juda Agung muncul sebagai sosok penting dalam dunia ekonomi Indonesia. Dengan pendidikan dan pengalaman yang luas, ia telah berkontribusi secara signifikan dalam kebijakan ekonomi negara ini.
Juda lahir di Pontianak pada tahun 1964 dan menetap di dunia akademik serta pemerintahan. Pendidikan yang ditempuhnya memberikan fondasi yang kuat bagi kariernya di Bank Indonesia.
Setelah menyelesaikan studi di bidang Teknologi Pertanian di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987, Juda melanjutkan pendidikan di luar negeri. Kedalaman ilmunya dalam Commercial dan Social Science dari University of Birmingham menjadi modal berharga dalam perjalanan kariernya.
Perjalanan Karir yang Menginspirasi dalam Ekonomi
Juda Agung memulai karirnya di Bank Indonesia pada tahun 1991. Sebagai Staf di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, ia berperan penting dalam merumuskan kebijakan yang berdampak luas.
Pengalamannya sebagai Research Assistant di Central Planning Bureau, Belanda, pada tahun 1992-1993, menambah wawasan globalnya. Dalam periode tersebut, ia belajar banyak mengenai konteks internasional yang memengaruhi ekonomi Indonesia.
Menjalani pendidikan lebih lanjut, Juda berhasil meraih gelar PhD di bidang Economics pada tahun 1999. Kembali dari studi di luar negeri, ia langsung terjun ke dalam penelitian kebijakan di Bank Indonesia.
Peran di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter
Antara tahun 1999 hingga 2002, Juda menjadi peneliti ekonomi junior di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Dalam perannya ini, ia terus mengembangkan keahlian dan pengetahuannya terkait ekonomi makro dan moneter.
Melanjutkan perannya, ia menjadi peneliti ekonomi senior antara tahun 2002 hingga 2003. Keterlibatannya dalam riset memberikan kontribusi signifikan bagi pengambilan keputusan di Bank Indonesia.
Pada tahun 2003 hingga 2006, Juda menjabat sebagai Staf Gubernur Bank Indonesia. Di posisi ini, ia memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam menentukan arah kebijakan moneter nasional.
Kembalinya ke Bank Indonesia setelah Pengalaman Internasional
Dari tahun 2007 hingga 2008, Juda menjadi Advisor kepada Direktur Eksekutif IMF di Washington DC. Pengalaman ini memberinya gambaran mendalam tentang kebijakan ekonomi global dan tantangan yang dihadapi negara-negara berkembang.
Setelah kembali ke Indonesia, ia kembali ke Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada tahun 2019. Sebagai Kepala Bagian, Juda berperan dalam memimpin berbagai penelitian yang mendukung kebijakan ekonomi.
Tak hanya terfokus pada riset, Juda juga memegang posisi strategis lainnya. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter dari tahun 2014 hingga 2017.
Pengalaman yang beragam ini memperkaya perspektifnya dalam dunia ekonomi. Juda Agung adalah contoh nyata dari dedikasi dan komitmen dalam mengembangkan kebijakan ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui perjalanan karirnya yang menginspirasi, Juda tidak hanya menjadi figur penting di Bank Indonesia. Kontribusinya dalam penelitian dan kebijakan membuatnya dihormati di kancah internasional.
Sebagai seorang pemimpin, Juda selalu mendorong inovasi dan efisiensi dalam pengelolaan ekonomi Indonesia. Hal ini penting dalam menghadapi tantangan global yang terus berubah.










