Jelang Tahun Baru 2026, KPAI minta orang tua cegah 7 aktivitas berisiko agar perayaan anak tetap aman dan positif.
Perayaan tahun baru sering kali diwarnai dengan berbagai tradisi dan kegiatan, namun di sisi lain, ada kekhawatiran tentang keselamatan anak-anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami dan mencegah aktivitas yang dapat membahayakan mereka.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mengeluarkan beberapa rekomendasi sebagai langkah pencegahan. Dengan mengawasi perilaku anak dan edukasi yang tepat, orang tua dapat memberikan pengalaman perayaan yang lebih aman dan menyenangkan.
Perlu diingat bahwa tahun baru adalah momen perayaan, namun tidak ada salahnya untuk tetap memperhatikan keselamatan. Dengan pendekatan yang bijak, perayaan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan risiko berbahaya.
Aktivitas Berisiko yang Perlu Dihindari Selama Perayaan Tahun Baru
Salah satu aktivitas yang dapat menimbulkan risiko adalah penggunaan petasan. Petasan kerap kali disalahgunakan oleh anak-anak tanpa pengawasan, sehingga bisa berakibat fatal. KPAI menekankan pentingnya untuk tidak membiarkan anak-anak bermain petasan.
Selain petasan, berbagai jenis minuman beralkohol yang sering kali tersedia di acara tahun baru juga menjadi perhatian. Anak-anak yang terpapar minuman beralkohol berisiko mengalami dampak negatif baik fisik maupun mental.
Selain itu, perilaku balapan liar yang sering terjadi pada malam tahun baru juga perlu diwaspadai. Oleh karena itu, orang tua diharapkan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya aktivitas tersebut.
Pentingnya Peran Orang Tua dalam Mengedukasi Anak Tentang Keselamatan
Keberadaan orang tua sangatlah penting dalam memberikan arahan dan edukasi kepada anak. Orang tua harus aktif terlibat dalam menjelaskan potensi bahaya selama perayaan tahun baru. Dengan cara ini, anak-anak dapat lebih memahami risiko yang mungkin dihadapi.
Diskusi terbuka antara orang tua dan anak juga dapat memperkuat hubungan serta memperkaya pemahaman anak tentang tanggung jawab. Mengajak anak berpartisipasi dalam perencanaan perayaan yang aman dapat menjadi solusi yang baik.
Penting bagi orang tua untuk menentukan batasan dan peraturan yang jelas tentang apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan. Dengan demikian, anak-anak dapat menikmati perayaan tahun baru dengan rasa aman dan nyaman.
Contoh Kegiatan Positif untuk Merayakan Tahun Baru Bersama Anak
Agar perayaan tahun baru berlangsung positif, orang tua dapat mengajak anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan kreatif seperti membuat kerajinan tangan. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga dapat meningkatkan keterampilan motorik dan kreativitas anak. Selain itu, kegiatan tersebut bisa menjadi momen berharga untuk bonding antara orang tua dan anak.
Kegiatan lain yang bisa dilakukan adalah menonton film bersama di rumah. Ini menjadi alternatif yang aman sambil tetap merayakan momen spesial. Dengan menyiapkan camilan, suasana tetap ceria dan akrab tanpa harus terpapar risiko di luar.
Lain halnya dengan mengadakan pesta kecil di rumah bersama teman-teman dekat. Pesta ini dapat diisi dengan permainan dan kegiatan menarik yang tetap memperhatikan aspek keselamatan. Inisiatif seperti ini akan membuat anak merasakan keceriaan perayaan tanpa risiko berbahaya.











