Perkembangan bisnis di era modern ini semakin dipermudah dengan adanya program-program pelatihan yang diadakan oleh berbagai lembaga. Salah satu contoh nyata adalah perjalanan Iswara Food yang meningkat pesat setelah Dewi bergabung dalam program BRIncubator dari Rumah BUMN BRI Solo, yang membuka banyak peluang baru bagi dirinya.
Program ini tidak hanya memberikan bimbingan dalam aspek teknis pemasaran, tetapi juga membekali para pelaku usaha dengan keterampilan untuk mengembangkan produk mereka. Sejak saat itu, Dewi merasakan sebuah perubahan signifikan dalam cara berpikir dan strategi bisnis yang dijalankannya.
Dewi menjelaskan, “Alhamdulillah, saya mendapat bimbingan dari BRI melalui program BRIncubator selama 10 hari yang membuat saya lebih percaya diri. Saya belajar pemasaran yang lebih tepat sasaran lewat media sosial dan membuka toko online dari HP.” Ia menyadari bahwa pelatihan ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan kualitas produksi dan kemasan yang ia tawarkan.
Peran Penting Pelatihan dalam Pengembangan Usaha Mikro
Pelatihan yang diikuti oleh Dewi tidak hanya membantunya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam membangun jaringan. Ini penting untuk kelangsungan setiap usaha, terutama yang baru mulai. “Kedepan, pada 2024 saya mendapat kesempatan memperkenalkan produk lebih luas melalui BRI Expo,” ungkapnya dengan antusias.
Dewi berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada kesuksesan pribadi, tetapi juga turut memberdayakan masyarakat sekitar. Di tengah perkembangan bisnisnya, ia ingin berbagi manfaat dengan kaum perempuan, khususnya ibu-ibu yang ingin mendirikan usaha rumahan dengan modal kecil.
“Saya juga melatih ibu-anak yatim dan para istri dari warga binaan agar bisa berbisnis dengan modal kecil,” tambah Dewi. Upayanya ini menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program BRIncubator dan Dampaknya bagi UMKM
Corporate Secretary BRI menjelaskan bahwa program BRIncubator merupakan sebuah inisiatif yang dikhususkan untuk membantu pengusaha mikro dan kecil agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Program ini tidak sembarangan, butuh proses kurasi sebelum bisa mendapatkan bimbingan. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam memajukan UMKM di Indonesia.
Dhanny menambahkan, “Dengan pelatihan terarah dan pendampingan berkelanjutan, kami ingin membantu UMKM tumbuh secara bertahap yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing mereka.” Ini sejalan dengan visi BRI untuk memberdayakan pelaku usaha lokal agar dapat bersaing di pasar global.
Program ini juga menawarkan literasi bisnis yang lebih baik bagi pelaku usaha, serta mempermudah akses digitalisasi. Ini menjadi langkah strategis untuk memastikan UMKM mendapatkan nilai tambah yang lebih dalam operasional mereka.
Pentingnya Berbagi Ilmu dan Pengalaman dalam Berbisnis
Kontribusi Dewi tidak berhenti pada dirinya sendiri, tetapi menyebar kepada banyak pihak. “Bagi yang siap, bisa menjadi produsen dengan merek sendiri, termasuk saya bantu gratis pengurusan PIRT dan halal,” ungkapnya. Ia berusaha menciptakan ekosistem yang saling mendukung di mana setiap individu dapat tumbuh bersama.
Semangatnya dalam membantu orang lain menunjukkan bahwa keberhasilan dalam berbisnis tidak hanya diukur dari keuntungan materi. Melainkan juga dari dampak positif yang ditinggalkan bagi masyarakat di sekitar.
“Dari rumah pun bisa, yang penting niat—Insya Allah akan ada jalan,” imbuhnya, memberikan harapan bagi banyak orang yang bercita-cita untuk berbisnis meski dengan modal terbatas. Sikap optimis ini sangat penting untuk mendorong semangat wirausaha yang lebih luas.









